Terapkan 7 Cara Ini Agar Air di Rumah Anda Lebih Hemat

Terapkan 7 Cara Ini Agar Air di Rumah Anda Lebih Hemat

Air adalah sumber alam yang menjadi bagian primer dalam kebutuhan masyarakat. Dengan cukupnya ketersediaan air, maka segala aktifitas manusia dapat berjalan dengan lancar, seperti mandi, mencuci dan lain-lain. Bahkan, untuk bertahap hidup manusia butuh air bukan dengan memperbanyak minum?

Itu sebabnya, ada baiknya Anda melakukan penghematan pada air apalagi pada saat musim kemarau. Dengan demikian, Anda tidak akan mengalami banyak kesulitan ketika ketersediaan air berkurang. Jadi, yuk segera terapkan 7 cara ini agar air di rumah Anda lebih hemat:

  1. Pastikan Kran Air Mati Setelah Digunakan

Hal yang paling sering memboroskan penggunaan air adalah lupa mematikan kran air, terutama kran wastafel yang biasanya digunakan untuk cuci piring dan cuci tangan . Bayangkan jika Anda lupa membiarkan air menyala hingga berjam-jam? Tentunya akan banyak air yang terbuang dengan percuma.

Hal kecil lainnya yang juga bisa memboroskan air dengan percuma adalah seperti ketika menggosok gigi. Tentunya kamu hanya membutuhkan air saat membasahi sikat gigi dan membersihkan mulut kamu. Tetapi, nyatanya banyak yang tetap menyalakan kran air selama menggosok gigi sehingga air terbuang begitu saja.

Dengan demikian, pastikan Anda benar-benar mematikan kran air saat air tidak Anda perlukan.

  1. Hindari Penggunaan Deterjen yang Berlebihan

Tips lain yang bisa Anda terapkan untuk menghemat penggunaan air adalah dengan tidak terlalu banyak menggunakan deterjen. Penggunaan deterjen yang berlebihan membutuhkan air yang lebih banyak saat baju dibersihkan. Selain itu, terlalu banyak menggunakan deterjen juga akan membuat baju lebih mudah kusam.

Oleh sebab itu, gunakan deterjen secukupnya saja, agar air dan baju lebih awet lagi.

  1. Pastikan Saluran Air Tidak Mengalami Kebocoran

Selanjutnya, Anda perlu rutin memeriksa saluran air dan memastikan bahwa saluran tersebut tidak mengalami kebocoran. Pastikan pula tidak ada kendala lain yang meghambat lancarnya saluran air agar aktifitas Anda juga bisa berjalan dengan lancar.

  1. Buatlah Lubang Biopori

Membuat lubang biopori juga bisa menjadi cara kreatif dalam menghemat air. Anda hanya perlu membuat lubang dengan diameter sekitar 10 cm di halaman rumah Anda. Selanjutnya, isilah lubang tersebut dengan sampah bahan organik. Lubang biopori ini nantinya akan terisi air saat hujan dan air akan meresap ke dalam tanah.

Mudah sekali bukan? Usahakan pula membuat lubang biopori di dekat sumber air ya.

  1. Kurangi Aktifitas Menyiram

Cara lainnya yang bisa Anda terapkan agar air lebih hemat adalah dengan mengurangi aktifitas menyiram. Contohnya seperti mengurangi estimasi waktu lamanya menyiram tanaman dan jumlah waktu menyiram. Jika biasanya Anda menyiram tanaman setiap hari, Anda bisa menyiram tanaman 2 hari satu kali untuk menghemat air.

  1. Gunakan Mesin dan Selang Bertekanan Saat Mencuci Mobil/motor

Bagi Anda yang lebih senang mencuci kendaraan sendiri, cobalah gunakan selang bertekanan agar air lebih hemat lagi. Penggunaan selang bertekanan terbukti dapat menghemat air hingga 80%.

  1. Tidak Ada Salahnya Menggunakan Air yang Sudah Digunakan

Bagi Anda yan sering membuang air yang telah digunakan, tidak ada salahnya jika saat ini air tersebut Anda manfaatkan khususnya saat Anda sedang program penghematan air. Contohnya seperti dengan membiarkan air mengalir pada ember saat wudhu, kemudian menggunakan air bekas wudhu tersebut untuk menyiram tanaman. Jadi bermanfaat bukan airnya?

Apalagi kini banyak area perumahan dan perkantoran yang airnya di-supply langsung dari water treatment plant, yaitu teknologi pengolahan dan manajemen limbah pada air sehingga air yang dialirkan ke rumah-rumah bisa dan layak digunakan.

Program hemat air ini tentunya tidak bisa Anda lakukan sendiri. Ajaklah pasangan Anda dan anak-anak Anda untuk bekerja sama menerapkan 7 cara menghemat air di atas. Jadi, program yang Anda rancang bisa berjalan dengan baik dan air bisa lebih hemat lagi.