Keuntungan Ikut Program Jaminan Sosial dari BPJS Walau sudah Punya Asuransi

Keuntungan Ikut Program Jaminan Sosial dari BPJS Walau sudah Punya Asuransi

Mengikuti Program Jaminan Sosial kesehatan memang memiliki berbagai macam kekurangan dan kelebihan. Dalam peraturan pemerintah, memang sudah menjadi kewajiban bahwa setiap warga negara Indonesia harus ikut serta dalam keanggotaan jaminan kesehatan. Sekarang ini, keanggotaan BPJS kesehatan mengalami kemajuan yang mana semakin hari semakin banyak. Masyarakat mulai sadar pentingnya akan jaminan kesehatan untuk memperoleh perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya atau bisa dikatakan memiliki asuransi jiwa.

Tentu masih banyak yang berfikir bahwa tidak perlu mengikuti JKN kalau sudah mempunyai asuransi. Pemikiran semacam ini normal atau sah-sah saja karena dengan ikut suatu asuransi kesehatan dirinya tentu sudah dijamin oleh pengelola asuransi tersebut. Tetapi apakah hal tersebut sepenuhnya benar ? Seperti yang termuat dalam harian kompas.com bahwa sebenarnya ada keuntungan lebih saat seseorang mengikuti JKN dikala dirinya telah tertanggung suatu asuransi tertentu.

Hal tersebut disampaikan oleh wakil menteri kesehatan dalam forum group discussion. JKN adalah program unggulan yang menjamin semua warga negara untuk mendapatkan haknya atas jaminan kesehatan dan sosial. Jadi salah bila JKN dianggap sebagai program kesehatan kelas dua atau suatu program inferior. Dengan ikut dalam JKN dipastikan seseorang akan mendapatkan benefit lebih dalam penjaminan kesehatan.

Benefit atau keuntungan apa yang diperoleh saat seseorang ikut dalam program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang diselenggarakan oleh BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) itu ? Saat seseorang telah mempunyai asuransi, JKN akan menanggung resiko kesehatan yang kemungkinan tidak ditanggung oleh sebuah program asuransi komersial. Dengan keuntungan tersebut maka diharapkan seseorang akan terjamin seluruhnya saat mengakses fasilitas kesehatan.

Saat ini koordinasi memang masih diperlukan untuk mencapai coordination of benefit (COB) baik oleh BPJS kesehatan, peserta maupun pihak lainnya yang terlibat. Prinsip COB BPJS Kesehatan merupakan koordinasi manfaat yang dikenakan saat seseorang telah mengikuti BPJS Kesehatan dan memiliki asuransi kesehatan lainnya terutama asuransi kesehatan yang sudah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Dengan demikian maka BPJS Kesehatan akan menjamin berdasarkan tarif JKN dan selisihnya akan dijamin oleh asuransi lain yang diikuti.

Meskipun sudah banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya manfaat menjadi anggota BPJS kesehatan, namun masih ada pula masyarakat yang enggan ikut serta dalam keanggotaan program ini. Ada berbagai alasan mengapa beberapa masyarakat enggan mengikuti BPJS kesehatan. Adapun alasannya adalah:

  • Belum terlalu membutuhkan jaminan kesehatan
  • Enggan membayar biaya iuran bulanan
  • Sulitnya proses registrasi

Alasan klasik terbanyak mengapa seseorang tidak mau ikut serta keanggotaan BPJS Kesehatan tentu saja alasan pertama. Seseorang belum mengerti akan pentingnya asuransi kesehatan bilamana dia dalam keadaan sehat. Hal itu tentu akan berbeda apabila seseorang mengalami kondisi sakit sehingga memaksanya harus memperoleh layanan kesehatan dari penyedia jasa kesehatan dan harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Pada saat itulah seseorang baru sadar akan pentingnya jaminan atau asuransi kesehatan. Bagi yang memang sudah pasti menjadi anggota dan menikmati fasilitasnya, tentu saja BPJS Kesehatan memberikan banyak manfaat dan memiliki banyak keuntungan serta kelebihan. Saya pribadi sebagai seorang paramedis bisa merasakan manfaat serta keuntungan dalam memberikan layanan kesehatan terhadap klien.

Memberikan jaminan tanpa memandang usia. Program jaminan sosial dari BPJS kesehatan memberikan jaminan tanpa memandang tentang usia. Hal ini yang membedakan BPJS kesehatan dengan asuransi swasta lain dimana asuransi swasta biasa menentukan batas usia maksimal untuk keanggotaannya (rata-rata 100 tahun).