Ayo Cari Tahu Proses Produksi Air Minum Kemasan Terbaik

Ayo Cari Tahu Proses Produksi Air Minum Kemasan Terbaik

Bagi kamu yang suka mengonsumsi air minum kemasan, kamu harus jeli dalam memilih produk air minum kemasan. Ini karena air minum kemasan bisa memengaruhi kesehatan kamu. Jadi, kamu harus pilih air minum kemasan terbaik, seperti air minum kemasan Vit. Ini karena proses produksinya menggunakan teknologi yang canggih, dan dalam proses yang bersih.

Air minum kemasan yang terbaik pasti melalui proses yang panjang dan tentunya sesuai ketentuan yang ada, dalam hal ini Peraturan Perindustrian RI, agar air minum kemasan tersebut layak dikonsumsi. Nah, ingin tahu apa saja proses yang harus dilalui atau dilakukan agar air minum kemasan bisa dikonsumsi?

Di bawah ini adalah proses produksi air minum kemasan yang sesuai standar.

5 Proses Produksi Air Minum Kemasan yang Sesuai Standar

  1. Proses Pengambilan Air

Proses yang pertama adalah proses pengambilan airnya. Air yang diambil adalah air yang bersumber dari mata air yang telah diuji dan memenuhi standar kesehatan sesuai dengan peraturan yang ada.

Dalam prosesnya, air tersebut ditampung di dalam bak atau tangki penampungan, yang kemudian akan dilakukan proses berikutnya. Lalu, bagaimana jika sumber mata air jauh dari pabriknya? Air bisa diangkut menggunakan tangki atau bisa juga dilakukan pengaliran melalui pipa.

  1. Proses Penyaringan

Selanjutnya, air yang diambil harus melalui atau dilakukan proses penyaringan atau biasa disebut dengan filtrasi. Ada tiga proses filtrasi itu sendiri. Pertama filtrasi makrofilter untuk menyaring partikel kasar. Kemudian ada filtrasi karbon aktif untuk menyerap bau, rasa dan warna. Terakhir, filtrasi mikro filter untuk menyaring partikel halus.

  1. Proses Desinfeksi

Setelah melalui proses filtrasi, maka proses selanjutnya adalah proses desinfeksi. Di mana dalam proses ini bertujuan untuk membunuh kuman ataupun bakteri yang ada pada air.

Proses ini bisa dilakukan dengan cara pemberian ozon atau yang dikenal dengan ozonisasi. Kemudian, proses desinfeksi juga bisa dilakukan dengan penyinaran lampu Ultra Violet (UV).

  1. Pencucian Kemasan

Dalam proses produksi, kemasannya pun harus bersih dan higienis. Caranya adalah kemasan harus melalui proses pencucian. Namun, sebelumnya, harus dipastikan dahulu kemasan tersebut layak digunakan atau tidak, dengan cara diperiksa secara teliti dan tentu harus terjaga kebersihannya.

Lalu, kemasan apa saja yang harus melalui proses pencucian? Tentu saja semua kemasan, baik kemasan sekali pakai, seperti botol, dan gelas, maupun kemasan yang bisa dipakai lagi, seperti galon.

  1. Proses Pengisian dan Penutupan

Setelah kemasannya sudah bersih dan higienis, kini saatnya proses pengisian air minum yang nantinya langsung ditutup. Proses pengisian dan penutupan baik yang berbentuk botol, gelas maupun galon dilakukan secara higienis dan di dalam ruang pengisian dengan suhu maksimal 25 derajat. Di mana ruang pengisian harus benar – benar terjaga kebersihannya.

Setelah proses ini selesai, langsung saja air minum kemasan tersebut dipacking menggunakan kotak karton, shrink plastik atau krat plastik.

Dari proses produksi air minum kemasan, semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu tentang bagaimana proses pengolahan air minum kemasan terbaik.