Negara Paling Berbahaya di Dunia

Persiapan Penting Traveling Aman ke Kolombia, Negara Paling Berbahaya di Dunia

Bagi sebagian besar pemula, solo traveling merupakan kegiatan yang mendebarkan. Tapi, bagi yang setiap musim liburannya diisi dengan traveling pun, berlibur ke negara paling berbahaya di dunia seperti Kolombia, justru jauh lebih mendebarkan karena jauh dari kata aman. Nah, untuk mengantisipasi ketakutan ini, lakukan persiapan-persiapan penting berikut.

Survei Lokasi Wisata

Destinasi utama mana yang Anda tuju begitu tiba di Kolombia? Persiapkan dan rencanakan dengan matang agenda apa saja yang akan Anda lakukan selama di negara ini. Sebaiknya, pilih spot wisata yang paling aman sekaligus spektakuler, misalnya Canyon Chicamocha, Guatape, Las Gachas, dan tempat wisata menarik lainnya.

Kolombia memang negara yang cukup toleran, tapi jika dikaitkan dengan modus kejahatan lainnya, hal aneh bukanlah hal aneh. Terutama kasus korupsi, penyuapan, perampokan, jual beli narkoba, dan pembunuhan.

Sedangkan pihak kepolisiannya pun seakan dibuat tidak berdaya, Anda tentu harus mempertimbangkan kembali untuk bersolo traveling dan mengajak saudara, keluarga, sahabat, atau lainnya agar ikut berlibur bersama. Road Trip Di San Pedro De Atacama

Perbanyak Agenda pada Siang Hari

Persiapan berikutnya adalah istirahat cukup pada malam hari karena sebagian besar agenda harus dilakukan pada siang hari. Sangat tidak direkomendasikan untuk melakukan perjalanan di malam hari mengingat predikat negatif yang masih melekat pada negara ini.

Gunakan waktu pagi dan siang untuk mengunjungi semua destinasi wisata. Sebagai negara yang menjadi surganya pecinta burung, Anda wajib datang ke Recinto del Pensamiento. Bebagai jenis burung terimut di dunia, kolicri, bisa Anda temukan di sini. Menjelang sore, gunakan waktu untuk mencari camilan atau makanan untuk makan malam di penginapan.

Tampil Sederhana

Hindari menggunakan perhiasan yang mencolok, karena Anda bisa menjadi sasaran perampok. Bahkan, sebaiknya jangan terlihat seperti wisatawan asing di Kolombia. Jadi, jika Anda kepepet dan tidak sengaja tersesat, segera cari tempat ramai dan tanyakan tempat ke petugas yang bekerja di fasilitas-fasilitas umum milik pemerintah sana.

Meski solo traveling, jangan terlihat seperti bepergian sendiri. Pertanyaan yang Anda ajukan saat menanyakan arah bisa diubah sedikit, misalnya: ‘Maaf, bisakah Anda menunjukkan cara akses ke Amazon? Teman saya sudah menunggu di sana untuk menemukan guacamayo. Kebetulan baterai handphone saya habis saat ingin menghubunginya’.

Anda mungkin terkesan sedikit berbohong, tapi demi keselamatan dan tidak merugikan orang lain, sebaiknya gunakan cara ini. Pertanyaan ini juga bisa memunculkan simpati petugas tersebut. Mengingat guacamayo adalah burung endemik Kolombia yang tentunya bisa menimbulkan kebanggaan tersendiri baginya melihat keantusiasan Anda untuk melihatnya.

Bawa Kamus Spanyol

Sebagai salah satu negara yang pernah berada di bawah kekuasaan Spanyol, maka bahasa nasional yang digunakan penduduk pribuminya pun bahasa ini. Jumlah orang yang bisa berbahasa internasional, Inggris, sangat sedikit di negara ini. Jadi, wajib bagi Anda mempelajari percakapan dasar berbahasa Spanyol.

Jika kata terampuh di Jepang adalah maaf dan tolong atau sumimasen dan arigatou, maka di Kolombia, kata por favor dan gracias -lah yang harus sering-sering Anda terapkan. Mengingat Spanyol sendiri pernah berada di bawah pemerintahan Muslim, pelajari juga Bahasa Arab yang memang menjadi salah satu bahasa yang terbanyak penuturnya di dunia.

Beberapa sumber di internet yang berisi review menyebutkan bahwa Kolombia memang sudah jauh lebih aman. Karena beberapa tahun belakangan ini, pemerintah negara tersebut terus meningkatkan kualitas keamanannya. Jadi, solo traveling sudah bukan hal mustahil lagi untuk dilakukan dengan tujuan negara ini.